menu

Memories Study Tour in Malaysia, Thailand & Singapore




Assalamualaikum Wr. Wb,,
Tour ketiga negara (Thailand, Malaysia dan Singapore) sebuah kenangan  yang tidak akan bisa saya lupakan, karena dalam perjalanan ketiga negara ini banyak  hal atau pelajaran yang bisa saya petik,  mulai dari awal keberangkatan  dan sampai dalam perjalan pulang ke tempat halaman.




            Perjalanan ketiga negara ini merupakan perjalan jauh pertama saya sampai nyebrang pulau dan keluar negara. Dan ini merupakan penerbangan pertama kalinya saya naik pesawat (sebelumnya sudah pernah terbang pakai payung saat masih SD),  maklum orang kampung   Hehe..!!  Saat pertama kali naik pesawat, perasaan senang dan takut menjadi aduk (maklumlah baru pertama kali) hehe...!!! perasaan senangnya yaitu karena perasaan bangga saya akhirnya saya bisa naik pesawat dan perasaan takutnya saat berada dalam pesawat dengan ketinggian sekian-sekian saya sering berpikir bagaimana jika pesawat ini kenapa-kenapa kemudian jatuh dilaut,  meledak, tenggelam dan saya mati.

            Dalam kebrangkatan tour ini rute perjalanan dimulai dari Makassar – Jakarta - P. Penang (Malaysia) - Hatyai  (Thailand) - Kuala Lumpur (Malaysia) – Singapore - Jakarta dan terakhir Makassar.  Keberangkatan pertama di mulai dari Kota Makassar menuju jakarta menggunakan  pesawat BATAVIA Air pada tanggal 14-07-2012 pukul  11.00 WITA dan tiba di Bandara Soekarno Hatta Pukul 01.00 WITA dengan pendaratan yang kurang  mulus kemudian dilanjutkan perjalanan ke P.Penang Malaysia  dengan menggunakan pesawat AirAsia pada pukul 06.00 dan tiba pada pukul 09.30 WITA. Perasaan senang dan bangga saat pertama kali mengijakkan kaki di negeri orang yang pertama  kalinya, setibanya saya di P.Penang saya dan teman –teman yang lain juga mungkin merasakan mendapat sambutan kurang bagus dari petugas Bandara P.Penang, dimana saat dia bertanya kepada kami dari mane? Kami menjawab Indonesia dia langsung memeperlihatakan wajah yang tidak enak dipandang, dan bertanya-bertanya kepada kami dengan suara tidak enak untuk di dengar, Pekerja ya?? Mungkin dia mengira kita para TKI padahal kite nie  pelancong, Hehe..!!



            Saat  keluar dari bandara kami langsung dijemput oleh petugas travel, kemudian mengantar kami ke wisma untuk israhat, makan malam  dan kemudian melanjutkan perjalanan keesokan harinya ke Hatyai Thailand. Hari minggu tanggal 15-07-12 sebelum melanjutkan perjalanan ke Hatyai saya dan teman diantar oleh travel untuk keliling P.Penang , mengujungi daerah pertahanan inggris sewaktu menjajah Malaysia dulu, mengunjungi tempat Ibadah Konghucu kemudian yang terakir mampir di Kedai Kopi dengan berbagai rasa, coklat, pisang, durian,  susu dan lain-lain. Setelah puas keliling P.Penang kami melanjutkan perjalanan kami menuju Hatyai Thailand. Dalam perjalanan menuju Thaialand hamparan sawah dan hutan Karet menjadi pemandangan dalam perjalanan kami.

            Tiba di Hatyai minggu sore 15-07-12 kami langsung Check in di Yong Dee Hotel untuk penginapan satu malam. Setelah menyimpan barang dikamar hotel, kemudian keluar untuk makan siang (padahal sudah sore)  di salah satu Restoran Muslim dengan menu makanan khas Thailand Tomyam . Malam harinya keliling kompleks sekitar hotel untuk berbelanja ole-ole, disepanjang toko-toko baju dan penjual pernik saya banyak melihat simbol-simbol seks, mulai dari pernak-pernik,  gambar-gambar pada baju dan toko khusus menjual berbagai macam obat dan peralatan seks.

            Senin pagi 16-07-12 check out dari Yong Dee Hotel, Sebelum melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur Malaysia, travel mengantar kami ke tempat-tempat wisata di  kota Hatyai seperti  Songklha tempat pribadatan agama konghucu dan pantai. Setelah makan malam kamipun melanjutkan perjalanan dengan Bus dua tingkat  (baru pertama kali naik bus bertingkat hehe..) menuju Kuala Lumpur dengan lama perjalana kurang lebih 8jam.

            Selasa pagi 17-07-12 tiba di Kuala lumpur, makan pagi kemudian keterminal untuk  melanjutkan perjalan menuju Genting Hightland untuk menikmati berbagai macam wahana yang menangtang. Setelah tiba di Genting  kamipun langsung check in di First World Hotel . Besok harinya rabu 18-07-12 kami berangakat menuju kota Kuala Lumpur, untuk menikmati suasana Ibu Kota malaysia, dalam perjalan kamipun singgah diberbagai tempat seprti tempat ibadah orang india, berfoto di depan menarah kembar Petronas, kemudian ke University Malaya. Setelah tiba di Universitas Malaya kami di sambut dengan baik, walaupun saat itu suasana kampus sangat sunyi karena bertepatan dengan hari libur. Dalam kunjungan ke Universitas Malaya kami saling berbagi tengtang metode pembelajaran, aturan-aturan dalam kampus dan lain-lain. Setelah kunjungan ke Universitas Malaya selesai saya dan teman melanjutkan perjalanan ke tempat perbelanjaan dan makan siang.



            Selesai berbelanja ole-ole kami melanjutkan lagi perjalanan menuju ke Singapore sore harinya,  tiba di Singapure hari kamis 19-07-12 tengah malam. Sebelum berpindah negara terlebih dahulu kita harus imigrasi. Namun ada yang berbeda bagi saya saat imigrasi ke singapore, saat imigrasi di Malaysia dan Thailand semua lancar-lancar saja tanpa ada masalah tapi untuk imigrasi ke Singapore saya harus menjawab banyak sekali pertanyaan dari petugas imigrasi. Saat pemeriksaan paspor saya dan lima orang teman saya harus diperiksa dulu disebuah ruang, entah itu ruangan apa, pintu dan liftnya semua menggunakan pasword  (kata sandi) saat ingin dibuka. Di ruang itu kami di panggil satu-persatu masuk ke ruang pemeriksaan, kemudian tiba giliran saya dipanggil, saat saya di panggil masuk ruangan itu saya di ajukan berbagai macam pertanyaan mulai dari tempat tinggal, semua nama-nama keluarga beserta umurnya tempat sekeloh mulai dari jenjang paling bawah sampai kuliah, tujuan datang ke singapore, berapa orang, berapa lama dan masih banyak lagi, dan susahnya saya yang gak tau berbahasa inggris, terpaksa pakai orang ketiga yaitu orang melayu yang meyambungkan percakapan saya ke orang cina yang tidak bisa berbahasa melayu dan indonesia itu. Setelah berjam-jam akhirnya selasai juga  dari seribuh pertanyaan itu, saya keluar dan kaget karena yang tersisa cuman saya dan seorang teman saya yang bernama Akmal  sedangkan teman yang lainnya sudah keluar tanpa  diperiksa.  Kemudian tiba giliran teman saya Akmal yang dipanggil untuk diperiksa, setelah saya dan teman saya Akmal dikeluarkan dari ruang periksa, saya langsung menuju ketempat bus untuk melanjutkan keberangkatan ke kota Singapore, namun saat tiba diluar ternyata teman saya dan busnya sudah berangkat karena sudah terlalu lama menunggu. Untungya salah seorang travelnya k’Farid menunggu kami dan naik bus yang lain. Namun sialnya setelah turun dari bus kita tidak tahu harus kemana, mau naik taksi juga tidak tahu harus kemana,  karena nama hotel yang ingin ditempati nginap lupa nama lengkap hotelnya apa, padahal waktu menunjukkan sudah pukul 04.30. Setiap taksi yang lewat kami panggil dan suruh mengantar kami ke Hotel Fragrency, namun sopir taksinya tidak tahu, karena Hotel Fragrency sangat banyak. Dalam keadaan bingung tidak tahu mau bagaimana lagi. Sms, nelpon juga tidak bisa nyambung,..!!

            Akhirnya setalah berpikir panjang saya baru ingat kalau ternyata saya punya dua kartu imgrasi yang sudah saya isi lengkap dengan nama hotel yang ingin di tempati nginap, setelah kartu yang satunya diambil ditempat Imigrasi dan satunya lagi saya simpan ditas. K’Farid kembali memnggil taksi lagi dan mengantarkan kami ke Fragrency Hotel Crystal untuk istirahat.



            Pagi menjelang siang kami check out dari Fragrency Hotel Crystal dan menuju restoran untuk makan pagi dan kemudian melanjutkan perjalanan keliling Singapore, ke patung Merlin atau patung singa  berfoto-foto namun sayang patung singanya lagi direnovasi jadi terpaksa foto dengan patung merlin yang kecilnya dan kemudian lanjut ketempat perbelanjaan untuk bekal ole-ole. Setelah uang sudah habis untuk berbelanja, saatnya saya dan rombongan balik ke tanah air Indonesia dengan rute Singapore-Jakarta-Makassar .


Kesan-kesan yang saya dapat selama Study Tour
Ada banyak hal yang saya dapat dari selama perjalanan study tour ini, seperti tatanan kota yang begitu rapi dan bersih, fasilatas-fasilatas transportasi yang memadai seprti monorel, kereta bawah tanah yang menyebabkan jarangnya kemacetan yang sangat berbeda dengan kota-kota di indonesia yang setiap harinya macet. Kedisiplinan masayrakatnya terhadap aturan-aturan seperti di singapore larangan membuang sampah sembarangan dan mengkonsumsi gula-gula karet. Keramahtamahan mayarakatnya seprti di Thailand, sangat nyaman rasanya saat berbelanja karena perbedaan bahasa dan tulisannya yang membuat kita sangat lama berbelanja hingga membuat kita cepat akrap dengan para pedagang. Keragaman penduduknya yang damai tidak adanya konflik seperti di Malaysia ada Melayu, India, China.

Namun ada juga beberapa hal yang sangat tidak baik untuk dicontohi, yaitu saat pertama kali mendarat di P.Penang Malaysia sambutan yang kurang baik dari petugas bandara setelah mengetahui kami dari Indonesia, saat itu saya merasa bahwa sebagian masyarakat Malaysia sangat tidak menghargai warga Indonesia, mungkin ini disebakan karena banyaknya para TKI yang bekerja di Malaysia sebagai petani dan buruh. Dan juga saat berada di Thailand sangat banyak pemandangan  yang tidak pantas untuk dilihat ditempat-tempat umum yaiu banyaknya simbol-simbol seks, mulai dari pernak-pernik, baju dan lain-lain.


Hal-hal unik yang saya temui di negri orang

1 1. Malaysia in Penang, larangan membunyikan klakson kendaraan
Saya belum mengerti apa alasan sebenanya kenapa tidak boleh membunyikan klakson, kata travelnya membunyikan klakson akan dimarahi orang karena akan mengganggu.. !!!
  2. Thailand, karyawanya kebanyakan orang tua
Mulai dari karyawan tempat-tempat Market sampai ke karyawan hotel hampir semua karyawanya orang tua yang sudah menginjak umur kepala 4 & 5. Saya betul-betul tidak mengerti apa maksudnya??
3 3. Singapore, larangan mengkonsumsi gula-gula karet
Dilarangnya mengkonsumsi gula-gula karet katanya untuk menjaga kebersihan kota, kalau dipikir-pikir memang masuk akal karena gula-gula karet gak bisa habis dikunya kecuali yang mau telan, otomatis limbah gula-gula karet yang kecil dan lengket sangat gampang di buang ke sembarang tempat. 


Judul : Memories Study Tour in Malaysia, Thailand & Singapore
URL : http://www.tobadak.com/2012/10/memories-study-tour-in-malaysia.html
Penulis : Arman Tobadak
Back to Top